Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah mendapati waktu fajar (Subuh) dalam keadaan junub karena usai berhubungan intim dengan istrinya, kemudian beliau mandi dan berpuasa.
Terjemahan
Dari Aisyah dan Ummu Salamah -raḍiyallāhu 'anhumā-, "Bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah mendapati waktu fajar (Subuh) dalam keadaan junub karena usai berhubungan intim dengan istrinya, kemudian beliau mandi dan berpuasa."
📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)
Aisyah dan Ummu Salamah -raḍiyallāhu 'anhumā- menginformasikan bahwa Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah berhubungan intim (dengan istrinya) pada suatu malam, kemudian beliau mendapati waktu fajar sedangkan beliau dalam keadaan junub dan belum mandi, namun beliau tetap menyempurnakan puasanya dan tidak mengk...
🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.