← Pustaka bersyarah
Ensiklopedia Hadis (bersyarah) Sahih

Siapa yang bertemu Allah sementara dia tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, maka tidak ada dosa yang akan mencelakakannya. Sebaliknya, siapa yang mati sementara dia menyekutukan Allah, maka tidak ada kebaikan yang bermanfaat bagin

عَنْ عَبْدَ اللهِ بْنِ عَمْرٍو رَضيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ لَقِيَ اللهَ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا لَمْ تَضُرَّهُ مَعَهُ خَطِيئَةٌ، وَمَنْ مَاتَ وَهُوَ يُشْرِكُ بِهِ لَمْ يَنْفَعْهُ مَعَهُ حَسَنَةٌ».

Terjemahan

Abdullah bin 'Amr -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Siapa yang bertemu Allah sementara dia tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, maka tidak ada dosa yang akan mencelakakannya. Sebaliknya, siapa yang mati sementara dia menyekutukan Allah, maka tidak ada kebaikan yang bermanfaat baginya."

Takhrij / SumberHR. Ahmad

📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa siapa saja yang meninggal dan bertemu Allah kelak dalam keadaan bertauhid, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, maka ia termasuk penghuni surga, meskipun setelah disiksa di neraka karena dosanya. Sebaliknya, siapa saja yang meninggal dalam keadaan menyekutukan Allah dengan sesuatu, ma...

💡 Faedah & Pengajaran

  • Peringatan dari perbuatan syirik, bahwa ia merupakan dosa dan kesalahan yang paling besar, dan Allah tidak akan mengampuninya.
  • Keutamaan tauhid, bahwa ia merupakan sebab pasti masuk surga, sekali pun setelah ia terlebih dahulu diazab.

+ 1 faedah lagi untuk pelanggan

🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.

neraka akhirat taubat iman quran hukum fadhail targhib

Sumber: Ensiklopedia Hadis (HadeethEnc / IslamHouse). Untuk perkara kritikal, rujuk kitab takhrij asal.