Jangan kalian melaknatnya. Demi Allah, yang aku ketahu adalah ia mencintai Allah dan Rasul-Nya
Terjemahan
Umar bin Al-Khaṭṭāb -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Ada seorang laki-laki di masa Nabi ﷺ bernama Abdullah, dan ia diberi julukan ḥimār (keledai) dan biasa membuat Rasulullah ﷺ tertawa. Nabi ﷺ pernah mencambuknya karena ia minum khamar. Suatu hari ia dibawa ke hadapan beliau, lalu beliau memerintahkannya untuk dicambuk. Lantas seseorang di antara yang hadir berkata, "Ya Allah, laknatlah ia. Betapa sering iadihadirkan." Maka Nabi ﷺ bersabda, "Jangan kalian melaknatnya. Demi Allah, yang aku ketahu adalah ia mencintai Allah dan Rasul-Nya."
📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)
Pada masa Nabi ﷺ ada seorang lelaki bernama Abdullah. Dia diberi julukan "ḥimār" (keledai). Dia biasa membuat Nabi ﷺ tertawa melalui perkataannya, dan beliau ﷺ pernah mencambuknya karena ia minum khamar. Suatu hari ia didatangkan ke hadapan beliau karena minum khamar, lantas beliau menyuruhnya untuk dicambuk. Salah sat...
💡 Faedah & Pengajaran
- •Tidak ada kontradiksi antara perbuatan melanggar larangan dengan adanya rasa cinta kepada Allah dan Rasulullah dalam hati pelakunya. Sebab Nabi ﷺ mengabarkan bahwa laki-laki tersebut mencintai Allah dan Rasul-Nya bersama pelanggaran yang dilakukannya.
- •Pelaku dosa besar, jika ia mati dalam kondisi masih larut melakukan sebagian dari dosa tersebut, maka nasibnya tergantung kehendak Allah. Jika berkehendak, Allah akan mengampuninya, atau jika berkehendak, maka Allah akan menyiksanya. Namun tidak ada orang Islam yang akan kekal di dalam neraka.
+ 2 faedah lagi untuk pelanggan
🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.