← Kembali
Jami' at-Tirmidhi Chapters on Virtues Sahih
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، أَنَّ عَبْدًا، لِحَاطِبِ بْنِ أَبِي بَلْتَعَةَ جَاءَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَشْكُو حَاطِبًا فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَيَدْخُلَنَّ حَاطِبٌ النَّارَ ‏.‏ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ كَذَبْتَ لاَ يَدْخُلُهَا فَإِنَّهُ قَدْ شَهِدَ بَدْرًا وَالْحُدَيْبِيَةَ ‏"‏ ‏.‏ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ‏.‏

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] bahwa seorang budak milik Hatib bin Abu Balta'ah datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, mengadu (akan perbuatan) Hatib, dia berkata; "Wahai Rasulullah, sungguh Hatib akan masuk ke neraka." maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kamu telah berdusta!, dia tidak akan masuk neraka, karena sesungguhnya dia telah ikut perang Badr dan Hudaibiyyah." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan shahih

Takhrij / SumberRiwayat at-Tirmizi no. 3864

📜 Syarah Tuhfat al-Ahwazi — al-Mubarakfuri Premium

Menyediakan syarah…
neraka akhlak jihad kisah

Keputusan automatik adalah panduan awal. Untuk perkara kritikal, rujuk pakar atau kitab takhrij asal.