← Kembali
Sunan Ibn Majah The Chapters on Jihad Sahih
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ، وَحَفْصُ بْنُ عَمْرٍو، قَالاَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، أَنْبَأَنَا وَكِيعٌ، قَالاَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي هَاشِمٍ الرُّمَّانِيِّ، - قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ هُوَ يَحْيَى بْنُ الأَسْوَدِ - عَنْ أَبِي مِجْلَزٍ، عَنْ قَيْسِ بْنِ عُبَادٍ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا ذَرٍّ، يُقْسِمُ لَنَزَلَتْ هَذِهِ الآيَاتُ فِي هَؤُلاَءِ الرَّهْطِ السِّتَّةِ يَوْمَ بَدْرٍ ‏{‏هَذَانِ خَصْمَانِ اخْتَصَمُوا فِي رَبِّهِمْ‏}‏ إِلَى قَوْلِهِ‏:‏ ‏{‏ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ‏}‏ فِي حَمْزَةَ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ وَعَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ وَعُبَيْدَةَ بْنِ الْحَارِثِ وَعُتْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَشَيْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَالْوَلِيدِ بْنِ عُتْبَةَ اخْتَصَمُوا فِي الْحُجَجِ يَوْمَ بَدْرٍ ‏.‏

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hakim] dan [Hafsh bin 'Amru], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi]; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isma'il]; telah memberitakan kepada kami [Waki'], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Hasyim Ar Rumani] berkata Abu Abdullah yaitu Yahya bin Aswad dari [Abu Mijlaz] dari [Qais bin 'Ubad], ia berkata; "Aku mendengar [Abu Dzar] membagi harta rampasan perang: lalu ayat ini turun kepada suatu kelompok yang terdiri dari enam orang, di saat perang Badar yang berbunyi: "Inilah dua orang yang bertikai mengenai Tuhan mereka, maka orang-orang kafir dipakaikan pakaian dari neraka.' Sampai kepada firman-Nya: 'terbakar.' pada Hamzah bin Abdul Muththalib, Ali bin Abu Thalib, 'Ubaidah bin Al Harits, 'Utbah bin Rabiah, Syaibah bin Rabiah Walid bin Utbah. Mereka bertikai dengan menggunakan argumentasi-argumentasi di saat perang Badar

Takhrij / SumberRiwayat Ibnu Majah no. 2835

📜 Syarah Hasyiah al-Sindi — al-Sindi Premium

Menyediakan syarah…
neraka haji rezeki muamalat jihad quran kisah

Keputusan automatik adalah panduan awal. Untuk perkara kritikal, rujuk pakar atau kitab takhrij asal.