Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah mengutus seorang sahabat untuk memimpin pasukan sariyah (perang yang tidak diikuti Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-). Sahabat ini senantiasa mengimami salat pasukannya dan mengakhiri
Terjemahan
Dari Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā-, "Bahwasanya Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah mengutus seorang sahabat untuk memimpin pasukan sariyah (perang yang tidak diikuti Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-). Sahabat ini senantiasa mengimami salat pasukannya dan mengakhiri bacaannya dengan (surah) Qul Huwallāhu Aḥad. Ketika kembali ke Madinah mereka melaporkannya kepada Rasulullah. Lantas beliau bersabda, "Tanyakan kepadanya apa alasan dia melakukan itu?" Maka mereka menanyakan kepadanya, lalu ia menjawab, "Karena di dalamnya terdapat sifat Allah dan aku senang membacanya." Maka Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Beritahukan kepadanya bahwa Allah menyintainya."
📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengangkat salah seorang sahabat menjadi pemimpin ekspedisi untuk mengatur siasat perang dan memutuskan perkara di antara mereka agar tidak terjadi kekacauan dan kisruh. Beliau senantiasa memilih orang yang paling cakap agamanya, keilmuannya dan strategi perangnya. Oleh sebab itu, se...
🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.