← Kembali
Ensiklopedia Hadis (bersyarah) Sahih

Bacalah Al-Qur`an, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya

عن أبي أمامة الباهلي رضي الله عنه قال: سمعتُ رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: «اقرؤوا القرآنَ فإنَّه يأتي يوم القيامة شَفِيعًا لأصحابه، اقرؤوا الزَّهرَاوَين البقرةَ وسورةَ آل عِمران، فإنهما تأتِيان يوم القيامة كأنهما غَمَامَتان، أو كأنهما غَيَايَتانِ، أو كأنهما فِرْقانِ من طَيْر صَوافٍّ، تُحاجَّان عن أصحابهما، اقرؤوا سورة البقرة، فإن أخذها بَرَكة، وتركها حَسْرة، ولا تستطيعها البَطَلَة».

Terjemahan

Abu Umāmah al-Bāhiliy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Bacalah Al-Qur`an, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya. Bacalah az-Zahrāwain (dua surat yang bercahaya): Al-Baqarah dan Āli Imrān, karena keduanya akan datang pada hari Kiamat seperti dua awan, atau seperti dua bayangan, atau seperti dua kelompok burung yang berbaris, yang membela para pembacanya. Bacalah surah Al-Baqarah, karena membacanya adalah keberkahan, meninggalkannya adalah penyesalan, dan para penyihir tidak akan mampu mengalahkannya."

Takhrij / SumberHR. Muslim

📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)

Nabi ﷺ menganjurkan untuk membaca Al-Qur`an secara berkesinambungan karena Al-Qur`an kelak pada hari Kiamat akan memberi syafaat kepada orang yang membaca dan mengamalkannya. Kemudian beliau menegaskan untuk membaca surah Al-Baqarah dan Āli 'Imrān. Beliau menamai keduanya dengan az-Zahrāwān (dua surah yang bercahaya) k...

💡 Faedah & Pengajaran

  • Perintah untuk membaca Al-Qur`an dan memperbanyaknya karena ia akan memberi syafaat kepada orang-orang yang membacanya kelak pada hari Kiamat serta yang memegang teguh petunjuknya, melaksanakan perintahnya, dan meninggalkan larangannya.
  • Keutamaan surah Al-Baqarah dan Āli 'Imrān serta besarnya pahala keduanya.

+ 1 faedah lagi untuk pelanggan

🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.

akhirat akhlak rezeki muamalat quran fadhail

Keputusan automatik adalah panduan awal. Untuk perkara kritikal, rujuk pakar atau kitab takhrij asal.