← Kembali
Ensiklopedia Hadis (bersyarah) Sahih

'Siapa saja yang bersumpah atas nama selain Allah, maka ia telah berbuat kekafiran atau kemusyrikan'

عن ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما أنه سَمِعَ رَجُلًا يَقُولُ: لَا وَالْكَعْبَةِ، فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ: لَا يُحْلَفُ بِغَيْرِ اللَّهِ، فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ حَلَفَ بِغَيْرِ اللهِ فَقَدْ كَفَرَ أَوْ أَشْرَكَ».

Terjemahan

Ibnu Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan bahwa dia mendengar seseorang berkata, "Tidak, demi Ka'bah!" Lantas Ibnu Umar berkata, "Janganlah engkau bersumpah atas nama selain Allah, karena aku telah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, 'Siapa saja yang bersumpah atas nama selain Allah, maka ia telah berbuat kekafiran atau kemusyrikan'."

Takhrij / SumberHR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ahmad

📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)

Nabi ﷺ menyampaikan bahwa orang yang bersumpah dengan menggunakan nama selain Allah dan sifat-sifat-Nya, maka ia telah kafir kepada Allah atau melakukan kesyirikan. Karena sumpah itu mengandung pengagungan kepada yang digunakan bersumpah, sedangkan keagungan hanyalah milik Allah semata, sehingga seseorang tidak boleh b...

💡 Faedah & Pengajaran

  • Pengagungan melalui sumpah adalah hak Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā-, sehingga seseorang tidak boleh bersumpah kecuali atas nama Allah dan sifat-sifat-Nya.
  • Antusiasme para sahabat untuk melakukan amar makruf nahi mungkar, khususnya ketika kemungkaran itu terkait dengan kesyirikan atau kekufuran.

🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.

haji iman quran

Keputusan automatik adalah panduan awal. Untuk perkara kritikal, rujuk pakar atau kitab takhrij asal.