Tentang firman Allah -Ta'ālā-, "Dan mereka berkata, 'Janganlah sekali-kali kalian meninggalkan sembahan-sembahan kalian dan jangan pula kalian meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula Suwā', Yagūṡ, Ya'ūq dan Nasr!'" Ibnu 'Abbās -raḍ
Terjemahan
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- dalam menafsirkan firman Allah -Ta'ālā-, "Dan mereka berkata, 'Janganlah sekali-kali kalian meninggalkan sembahan-sembahan kalian dan jangan pula kalian meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula Suwā', Yagūṡ, Ya'ūq dan Nasr!'”; beliau berkata, “Ini adalah adalah nama orang-orang saleh dari kalangan kaum Nuh. Ketika mereka telah meninggal dunia, setan membisiki kaum mereka agar memasang di majelis-majelis mereka patung-patung dan menamakannya dengan nama orang-orang saleh tersebut. Maka mereka pun melakukannya, dan awalnya tidak disembah, hingga ketika generasi mereka musnah dan ilmu telah dilupakan, maka patung-patung tersebut disembah."
📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- menafsirkan ayat yang mulia ini dengan menyatakan bahwa tuhan-tuhan yang disebutkan oleh Allah -Ta'ālā- ini yang saling dijadikan wasiat oleh kaum Nuh untuk menyembahnya padahal Nabi mereka yaitu Nuh -'alaihis-salām- melarang mereka darinya; pada awalnya merupakan nama orang-orang sale...
💡 Faedah & Pengajaran
- •Sikap guluw (berlebihan) kepada orang saleh adalah penyebab mereka disembah selain Allah serta penyebab meninggalkan agama secara keseluruhan.
- •Peringatan terhadap perbuatan menggambar dan memajang gambar, terutama gambar orang-orang besar.
+ 10 faedah lagi untuk pelanggan
🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.