← Kembali
Ensiklopedia Hadis (bersyarah) Sahih

Itu adalah kalimat dari Allah yang disambar jin lalu ia membisikkannya ke telinga pasukannya, lalu mereka mencampurnya dengan lebih dari seratus kedustaan

عن عائشة رضي الله عنها قالت: سَأَلَ أُنَاسٌ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْكُهَّانِ، فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَيْسُوا بِشَيْءٍ» قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، فَإِنَّهُمْ يُحَدِّثُونَ أَحْيَانًا بِالشَّيْءِ يَكُونُ حَقًّا، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تِلْكَ الْكَلِمَةُ مِنَ الْحَقِّ يَخْطَفُهَا الْجِنِّيُّ فَيَقُرُّهَا فِي أُذُنِ وَلِيِّهِ قَرَّ الدَّجَاجَةِ، فَيَخْلِطُونَ فِيهَا أَكْثَرَ مِنْ مِائَةِ كَذْبَةٍ».

Terjemahan

Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan, Orang-orang bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang para dukun, maka Rasulullah ﷺ menjawab, "Mereka itu tidak ada apa-apanya." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah! Terkadang mereka menyampaikan sesuatu dan benar terjadi." Rasulullah ﷺ bersabda, "Itu adalah kalimat dari Allah yang disambar jin lalu ia membisikkannya ke telinga pasukannya, lalu mereka mencampurnya dengan lebih dari seratus kedustaan."

Takhrij / SumberMuttafaq 'alaih

📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)

Nabi ﷺ ditanya tentang orang-orang yang menyampaikan perkara gaib di masa akan datang, beliau mengatakan: Jangan hiraukan mereka, jangan terima ucapan mereka, dan jangan pedulikan urusan mereka. Para sahabat berkata: Tetapi perkataan mereka sesuai realita di sebagian waktu, seumpama mereka menyebutkan akan terjadi p...

💡 Faedah & Pengajaran

  • Larangan mempercayai para dukun (paranormal), dan bahwa apa yang mereka sampaikan adalah dusta dan mengada-ada, meskipun mereka benar di sebagian waktu.
  • Langit dijaga dari setan setelah diutusnya Nabi ﷺ sehingga ia tidak dapat mendengar berita apa pun, baik wahyu atau lainnya, kecuali mereka yang mencuri berita itu selamat dari lemparan meteor.

+ 1 faedah lagi untuk pelanggan

🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.

akhlak muamalat quran hukum

Keputusan automatik adalah panduan awal. Untuk perkara kritikal, rujuk pakar atau kitab takhrij asal.