Jika Allah -Ta'ālā- menghendaki rahmat bagi suatu umat, Dia mewafatkan Nabi umat itu sebelum mereka, lalu menjadikannya sebagai simpanan pahala dan pendahulu bagi umat tersebut.
Terjemahan
Dari Abu Musa Al-Asy'ari -raḍiyallāhu 'anhu- dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, bersabda, "Jika Allah menghendaki rahmat bagi satu umat, Dia mewafatkan Nabi umat itu sebelum mereka, lalu menjadikannya sebagai simpanan pahala dan pendahulu bagi umat tersebut. Jika Allah menghendaki kebinasaan suatu umat, Dia menyiksanya sedang Nabinya masih hidup. Selanjutnya Allah membinasakannya sedangkan Nabi itu hidup dan menyaksikan. Dengan demikian Allah menjadikan matanya sejuk dengan kebinasaan umat saat mereka mendustakan nabi tersebut dan mendurhakai perintahnya."
📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)
Makna hadis: Sesungguhnya Allah -Ta'ālā- jika menghendaki kebaikan bagi satu umat, Dia mencabut nyawa Nabi mereka, dan umat itu masih tetap hidup setelahnya. Dengan demikian, Nabi itu menjadi simpanan pahala yang didahulukan bagi umatnya di surga dan menjadi pemberi syafaat bagi mereka. Asal arti Al-Faraṭu ialah orang...
🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.