Bagaimana mungkin aku bersenang-senang, sementara malaikat peniup sangkakala telah meletakkan sangkakala di mulutnya, menundukkan dahinya, dan menyiapkan pendengarannya menanti perintah untuk meniup agar ia segera meniup.
Terjemahan
Dari Abu Sa'īd Al-Khudri -raḍiyyallāhu 'anhu-, ia berkata, "Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Bagaimana mungkin aku bersenang-senang, sementara malaikat peniup sangkakala telah meletakkan sangkakala di mulutnya, menundukkan dahinya, dan menyiapkan pendengarannya menanti perintah untuk meniup agar ia segera meniup." Kaum muslimin bertanya, "Apa yang harus kami ucapkan, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, "Ucapkanlah, "Ḥasbunallāhu wa ni'mal-wakīl. Tawakkalnā 'alallāhi rabbinā" (Cukuplah Allah bagi kami dan sebaik-baik penolong. Kami bertawakal kepada Allah, Rabb kami). Mungkin saja Sufyan mengatakan, "Alallāhi tawakkalnā" (Kepada Allah kami bertawakal)."
📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda dalam hadis tersebut, "Bagaimana mungkin aku senang dan bahagia di dunia, serta menikmatinya, sedangkan urusan kiamat sudah dekat, dan malaikat yang bertugas meniup sangkakala -yaitu Israfil- telah meletakkan sangkakala di mulutnya, menundukkan kepalanya, dan bersiap siaga m...
🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.