← Kembali
Ensiklopedia Hadis (bersyarah) Sahih

Jika kalian sudah melihat hilal Ramadan, maka berpuasalah! Jika kalian sudah melihat hilal Syawal, maka berbukalah! Jika ia tertutup awan, maka perkirakanlah!

عَنْ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «إِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَصُومُوا، وَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَأَفْطِرُوا، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدُرُوا لَهُ».

Terjemahan

Ibnu Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Jika kalian sudah melihat hilal Ramadan, maka berpuasalah! Jika kalian sudah melihat hilal Syawal, maka berbukalah! Jika ia tertutup awan, maka perkirakanlah!"

Takhrij / SumberMuttafaq 'alaih

📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)

Nabi ﷺ menjelaskan tanda masuk dan berakhirnya bulan Ramadan. Beliau bersabda: Apabila kalian melihat hilal Ramadan, maka berpuasalah. Tetapi jika kalian terhalangi oleh mendung dan hilal tertutupi dari kalian, maka hitunglah tiga puluh hari untuk bulan Syakban. Apabila kalian melihat hilal Syawal, maka berlebaranlah....

💡 Faedah & Pengajaran

  • Bertumpu pada rukyat dalam menetapkan masuknya bulan hijriah, bukan pada hisab.
  • Ibnul-Munżir menukil adanya ijmak bahwa puasa tidak wajib jika masuknya bulan Ramadan ditetapkan menggunakan hisab saja tanpa rukyat.

+ 4 faedah lagi untuk pelanggan

🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.

puasa muamalat quran

Keputusan automatik adalah panduan awal. Untuk perkara kritikal, rujuk pakar atau kitab takhrij asal.