← Kembali
Ensiklopedia Hadis (bersyarah) Sahih

Kami dahulu salat Jumat bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, kemudian kami bubar pada saat tembok-tembok tidak punya bayangan yang dapat kami jadikan tempat berteduh.

عن سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ رضي الله عنه وكان من أصحاب الشجرة قال: «كنا نُصَلِّي مع رسول الله صلى الله عليه وسلم الْجُمُعَةَ، ثم نَنْصَرِفُ، وليس للحيطان ظِلٌّ نستظِلّ به». وفي لفظ: «كنا نُجَمِّعُ مع رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا زالت الشمس، ثم نرجع فَنَتَتَبَّعُ الْفَيْءَ».

Terjemahan

Dari Salamah bin Al-Akwa' -raḍiyallāhu 'anhu-, ia termasuk pelaku baiat di bawah pohon (Baiat ar-Riḍwān), ia berkata, "Kami dahulu salat Jumat bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, kemudian kami bubar pada saat tembok-tembok tidak punya bayangan yang dapat kami jadikan tempat berteduh." Dalam redaksi lain, "Kami dahulu menunaikan salat Jumat bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- apabila matahari telah tergelincir, kemudian kami pulang mencari-cari bayangan (untuk berteduh)."

Takhrij / SumberMuttafaq 'alaih

📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)

Salamah bin Al-Akwa' -raḍiyallāhu 'anhu- mengungkapkan bahwa para sahabat dahulu menghadiri salat Jumat bersama Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Mereka salat di awal waktu, di mana mereka sudah selesai dari dua khotbah dan salat, kemudian pulang ke rumah masing-masing, sementara tembok-tembok belum memiliki bayanga...

🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.

ilmu keluarga jihad quran hukum

Keputusan automatik adalah panduan awal. Untuk perkara kritikal, rujuk pakar atau kitab takhrij asal.