Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- salat dengan kami pada malam Ramadan delapan rakaat (tarawih) dan juga salat witir. Maka ketika malam berikutnya kami berkumpul di dalam masjid dan berharap beliau akan keluar menemui kami, dan kami
Terjemahan
Dari Jābir bin Abdillah -raḍiyallāhu 'anhumā-, ia berkata, “Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- salat dengan kami pada malam Ramadan delapan rakaat (tarawih) dan juga salat witir. Maka ketika malam berikutnya kami berkumpul di dalam masjid dan berharap beliau akan keluar menemui kami, dan kami terus (menunggu beliau) di masjid sampai datang pagi. Kemudian kami menemui Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah, kami berharap engkau keluar menemui kami dan salat dengan kami," Maka beliau bersabda, “Aku khawatir salat witir itu diwajibkan atas kalian."
📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)
Makna hadis: “Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- salat dengan kami pada malam Ramadan delapan rakaat (tarawih) dan juga salat witir." Maksudnya adalah bahwa Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- salat dengan para sahabatnya di masjid sebanyak delapan rakaat (tarawih) dan juga salat witir pada malam bulan Ramadan....
🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.