Sesungguhnya walā' (perwalian) untuk orang yang memerdekakan.
Terjemahan
Dari Aisyah binti Abi Bakar -raḍiyallāhu 'anhumā- ia berkata, "Dalam kasus Barirah ada tiga sunnah yaitu; dia diberi pilihan atas suaminya ketika dia dimerdekakan, dia juga pernah diberi daging, lalu Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- masuk ke rumahku, ketika itu ada periuk yang sedang dipanasi di atas api. Kemudian beliau meminta dihidangkan makanan, lalu beliau diberi roti dan lauk pauk yang ada di rumah, lalu beliau bertanya: Bukankah tadi saya melihat periuk di atas api yang berisi daging? Mereka menjawab, "Ya, wahai Rasulullah, itu adalah daging yang tadi disedekahkan kepada Barirah, sehingga kami tidak suka untuk memberikannya kepada Engkau." Beliau bersabda, "Daging tersebut bagi Barirah adalah sedekah, sedangkan bagi kita adalah hadiah dari Barirah." Lalu Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda mengenai dirinya, "Sesungguhnya hak perwalian adalah untuk orang yang memerdekakan."
📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)
Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- menyebutkan keberkahan mantan budak perempuannya yaitu Barirah. Aisyah senang dengan transaksi yang mendekatkannya kepada Barirah, di mana Allah -Ta'ālā- memberlakukan sebagian hukum-hukum-Nya yang lurus berupa tiga sunnah melalui Barirah. (Ketiganya) tetap menjadi syariat umum sepanjang masa...
🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.