← Kembali
Ensiklopedia Hadis (bersyarah) Sahih

Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai bagi saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri

عَنْ أَبِي حَمْزَةَ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ -خَادِمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ، حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ»

Terjemahan

Abu Ḥamzah Anas bin Malik -raḍiyallāhu 'anhu-, pelayan Rasulullah ﷺ, meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda, "Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai bagi saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri."

Takhrij / SumberMuttafaq 'alaih

📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)

Nabi ﷺ menjelaskan bahwa kesempurnaan iman seorang muslim tidak akan terwujud sampai ia menginginkan bagi saudaranya seperti yang ia inginkan bagi dirinya sendiri berupa ketaatan dan berbagai macam kebaikan dalam urusan agama dan urusan dunia, serta membenci bagi saudaranya apa yang ia tidak sukai bagi dirinya. Apabila...

💡 Faedah & Pengajaran

  • Kewajiban seseorang mencintai bagi saudaranya apa yang ia cintai bagi dirinya karena penafian adanya iman dari orang yang tidak menginginkan bagi saudaranya apa ia inginkan bagi dirinya menunjukkan bahwa hal tersebut hukumnya wajib.
  • Persaudaraan dalam agama Allah di atas persaudaraan nasab sehingga haknya lebih wajib.

+ 3 faedah lagi untuk pelanggan

🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.

iman rezeki muamalat quran

Keputusan automatik adalah panduan awal. Untuk perkara kritikal, rujuk pakar atau kitab takhrij asal.