← Kembali
Ensiklopedia Hadis (bersyarah) Sahih

Ada tiga golongan manusia yang tidak diajak bicara oleh Allah, tidak disucikan, dan bagi mereka azab yang pedih

عَنْ سَلْمَانَ الْفَارِسِيِّ رَضيَ اللهُ عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ: أُشَيْمِطٌ زَانٍ، وَعَائِلٌ مُسْتَكْبِرٌ، وَرَجُلٌ جَعَلَ اللَّهَ لَهُ بِضَاعَةً، فَلَا يَبِيعُ إِلَّا بِيَمِينِهِ وَلَا يَشْتَرِي إِلَّا بِيَمِينِهِ».

Terjemahan

Salman al-Fārisiy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Rasulullah ﷺ bersabda, "Ada tiga golongan manusia yang tidak diajak bicara oleh Allah, tidak disucikan, dan bagi mereka azab yang pedih: orang tua yang pezina, orang miskin yang angkuh (sombong), dan orang yang menjadikan Allah sebagai barang dagangannya, yaitu tidak membeli dan menjual melainkan sambil bersumpah."

Takhrij / SumberHR. Tabarani

📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)

Nabi ﷺ mengabarkan tentang tiga golongan manusia yang berhak mendapatkan siksa Allah kelak hari Kiamat dengan tiga siksaan jika mereka tidak bertobat atau hukuman tersebut tidak dimaafkan: Pertama: Allah tidak mau berbicara dengan mereka kelak di hari Kiamat lantaran sangat marah, bahkan Allah berpaling dari mereka, at...

💡 Faedah & Pengajaran

  • Al-Qāḍī 'Iyāḍ menjelaskan sebab adanya hukuman yang keras tersebut, "Masing-masing mereka telah melakukan kemaksiatan yang disebutkan padahal potensinya untuk melakukan sangat jauh, tidak ada kondisi darurat yang mendesak untuk itu, dan pemicunya lemah. Memang, tidak ada uzur bagi siapa pun untuk melakukan dosa. Namun, karena kemaksiatan-kemaksiatan ini tidak memiliki desakan kuat dan pemicu yang biasa, maka tindakan mereka melakukannya lebih dekat kepada pembangkangan semata, meremehkan hak Allah Ta'ala, dan betul-betul berniat mendurhakai Allah, bukan karena ada kebutuhan lain."
  • Zina, dusta, dan sombong termasuk dosa besar.

+ 2 faedah lagi untuk pelanggan

🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.

akhirat akhlak taubat rezeki muamalat quran hukum

Keputusan automatik adalah panduan awal. Untuk perkara kritikal, rujuk pakar atau kitab takhrij asal.