Ensiklopedia Hadis (bersyarah)
Sahih
Allah tidak memandang orang yang menyeret pakaiannya karena sombong
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لاَ يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلاَءَ».
Terjemahan
Ibnu Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Allah tidak memandang orang yang menyeret pakaiannya karena sombong."
Takhrij / SumberMuttafaq 'alaih
📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)
Nabi ﷺ mengingatkan agar tidak menjulurkan jubah atau sarung di bawah mata kaki karena ujub dan sombong. Beliau menjelaskan bahwa orang yang melakukan hal tersebut berhak mendapatkan ancaman keras, yaitu Allah tidak memandangnya dengan pandangan rahmat kelak pada hari Kiamat.
💡 Faedah & Pengajaran
- •Kata "ṡaub" mencakup semua yang menutup bagian bawah badan berupa celana, jubah, sarung dan lainnya.
- •Larangan isbal khusus bagi laki-laki. An-Nawawiy berkata, "Ulama telah berijmak tentang bolehnya isbal bagi perempuan. Bahkan, dalam hadis sahih yang diriwayatkan dari Nabi ﷺ beliau mengizinkan mereka untuk memanjangkan ujung pakaian satu hasta."
+ 5 faedah lagi untuk pelanggan
🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.
akhirat
muamalat
quran
targhib