Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang puasa wiṣāl (puasa terus menerus tanpa berbuka). Orang-orang berkata, “Namun, bukankah anda melakukan puasa wiṣāl?” Beliau bersabda, “Sungguh aku tidak sama seperti keadaan kalian, karena
Terjemahan
Dari Abdullah bin Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- secara marfū', Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang puasa wiṣāl (puasa terus menerus tanpa berbuka). Orang-orang berkata, “Namun, bukankah anda melakukan puasa wiṣāl?”. Beliau bersabda, “Sungguh aku tidak sama seperti keadaan kalian, karena aku diberi makan dan minum. Maka siapa saja dari kalian yang ingin melanjutkan puasa maka hendaklah dia melanjutkannya hingga waktu sahur.”
📖 Syarah (Ensiklopedia Hadis)
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang para sahabatnya dari melakukan puasa wiṣāl sebagai bentuk kasih sayang terhadap mereka. Akan tetapi karena kecintaan para sahabat untuk melakukan keutamaan serta perhatian mereka yang sangat besar terhadap apa yang dapat mendekatkan diri kepada Allah, mereka bersemangat d...
🔒 Baca syarah & faedah penuh — daftar percuma untuk mula.